konstruksi
4 Maret 2026
Ditulis Oleh Semen Merah Putih

Ukuran Lapangan Padel Standar Internasional dan Aturannya

ukuran lapangan padel

Lapangan padel mulai banyak ditemui di kompleks olahraga, pusat kebugaran, hingga area komersial seperti hotel dan apartemen.

Bentuk lapangannya memang terlihat sederhana jika dilihat sekilas, tetapi sebenarnya memiliki ukuran dan aturan yang cukup detail. Kesalahan dalam pembangunan, mulai dari penentuan bahan yang digunakan hingga perbedaan ukuran lapangan, bisa memengaruhi jalannya permainan.

Bagi Anda yang berencana membangun lapangan padel, baik untuk kebutuhan pribadi maupun komersial, simak standar ukuran lapangan padel beserta aturannya di artikel ini!

Ukuran Lapangan Padel Standar Internasional (FIP)

Lapangan padel memiliki bentuk persegi panjang dan ukurannya jauh lebih ringkas dibanding lapangan tenis. Namun, justru karena ukurannya lebih kecil, dibutuhkan aturan dan standar yang tepat dalam pembangunannya.

Ukuran yang presisi membuat permainan terasa adil di kedua sisi karena jarak pukulan dan ruang gerak pemain menjadi seimbang. Selain itu, standar ini juga membantu memastikan pantulan bola dari dinding kaca tetap konsisten dan tidak menimbulkan kejutan yang membahayakan.

Dari sisi operasional, lapangan yang mengikuti standar FIP biasanya lebih mudah dipakai untuk coaching, sparring, hingga turnamen komunitas. Bahkan, jika suatu saat Anda ingin mengembangkan fasilitas menjadi lebih profesional, lapangan yang sudah sesuai standar akan menghemat biaya renovasi.

Untuk itu, pastikan setiap detail lapangan yang Anda buat telah mengikuti ketentuan federasi padel internasional agar pantulan bola, pergerakan pemain, dan strategi permainan berjalan dengan baik.

Jika masih penasaran membayangkan lapangan padel ukuran berapa, berikut panduan yang sesuai standar FIP:

1. Panjang dan Lebar Lapangan

Ukuran lapangan padel standar internasional memiliki panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Ukuran ini sudah termasuk area permainan utama. Dimensi ini sudah baku dan tidak boleh diubah karena berpengaruh langsung pada jarak pukulan, strategi permainan, serta kenyamanan pemain saat bergerak.

Dalam hal ini, lapangan dibagi menjadi dua bagian sama besar oleh net di tengah. Masing-masing sisi berukuran 10 x 10 meter. Ukuran ini membuat permainan terasa cepat karena pemain selalu berada dalam jarak relatif dekat.

2. Area Servis dan Garis Permainan

Di dalam lapangan terdapat garis servis yang posisinya sejajar dengan net. Jarak garis servis dari net adalah 6,95 meter. Area antara net dan garis servis disebut area depan, sedangkan area di belakangnya disebut area belakang.

Lapangan juga memiliki garis tengah yang membagi area servis menjadi dua kotak. Garis-garis ini bukan sekadar penanda visual. Posisi servis harus tepat masuk ke kotak servis lawan sehingga akurasi ukuran garis sangat penting untuk Anda perhatikan.

Dalam hal ini, lebar garis umumnya sekitar 5 cm dan harus menggunakan warna yang kontras dengan permukaan lapangan agar mudah terlihat.

Baca juga: Bahan Dinding GRC: Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya

3. Tinggi Net

Net padel dipasang tepat di tengah lapangan dengan panjang mengikuti lebar lapangan, yaitu 10 meter. Tinggi net di bagian tengah adalah 88 cm, sedangkan di kedua ujungnya adalah 92 cm. Perbedaan tinggi ini membuat net sedikit melengkung ke bawah di bagian tengah.

Net harus terbuat dari bahan yang kuat tetapi tetap lentur, biasanya menggunakan jaring sintetis. Tiang net dipasang di luar area permainan agar tidak mengganggu pergerakan pemain. Selain itu, bagian atas net wajib dilapisi pita berwarna putih dengan lebar maksimal 2,5 inci (6,3 cm) agar mudah terlihat.

Ketinggian net memengaruhi teknik pukulan dalam padel. Jika tinggi net tidak sesuai standar, arah pukulan dan strategi permainan akan berubah. Pastikan pula net sudah ditarik cukup kencang dan tidak boleh kendor, karena pantulan bola juga bisa dipengaruhi oleh kondisi net.

4. Dinding Kaca dan Pagar

Material dinding lapangan padel harus memenuhi standar keamanan dan daya tahan. Kaca yang digunakan umumnya adalah kaca tempered dengan ketebalan sekitar 10–12 mm. Kaca jenis ini lebih kuat dan aman jika terjadi benturan.

Untuk bagian pagar, biasanya digunakan besi galvanis atau baja yang dilapisi cat antikarat. Sementara bagian pagar diberikan celah agar bola tetap bisa memantul dengan konsisten. Semua material harus dipasang dengan baik agar tidak ada celah yang berbahaya bagi pemain.

5. Permukaan Lapangan

Permukaan lapangan padel umumnya menggunakan rumput sintetis khusus olahraga. Material ini dipilih karena mampu memberikan grip yang baik pada sepatu, mengurangi risiko terpeleset, dan menjaga pantulan bola tetap stabil.

Tinggi serat rumput sintetis biasanya berkisar antara 10–15 mm dan diisi dengan pasir silika. Pasir ini membantu menjaga rumput tetap tegak sekaligus mengatur kecepatan bola. Warna permukaan lapangan padel umumnya hijau atau biru, tetapi bisa disesuaikan dengan konsep fasilitas.

Di bawah rumput sintetis biasanya terdapat lapisan dasar beton yang harus benar-benar rata. Ketidakteraturan permukaan hanya beberapa milimeter saja dapat memengaruhi arah pantulan bola.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan drainase, terutama untuk lapangan outdoor. Air tidak boleh menggenang karena akan merusak lapisan rumput sintetis dan mengganggu permainan.

6. Tinggi Ruang Bebas (Clearance Area)

Selain ukuran horizontal, Anda juga perlu mengatur ruang vertikal. Tinggi ruang bebas minimum di atas lapangan adalah sekitar 6 meter, dan untuk standar kompetisi profesional bisa mencapai 8–12 meter.

Ruang bebas ini penting diperhatikan agar bola lob tinggi tetap bisa dimainkan. Jika terlalu rendah, permainan akan sering terhenti karena bola menyentuh atap atau struktur bangunan.

7. Aturan Servis Terkait Ukuran Lapangan

Ukuran lapangan padel juga berkaitan langsung dengan aturan servis. Servis harus dilakukan dari belakang garis baseline dan bola harus memantul terlebih dahulu di area servis lawan sebelum mengenai dinding.

Servis padel dilakukan dengan pukulan bawah, di mana bola dipukul setelah memantul di lantai. Bola servis yang langsung mengenai dinding tanpa menyentuh lantai terlebih dahulu dianggap tidak sah. Aturan ini membuat permainan padel lebih mudah diikuti oleh pemain pemula, sekaligus tetap menantang bagi pemain berpengalaman.

Itulah penjelasan mengenai berapa ukuran lapangan padel yang sesuai standar internasional. Dengan mengikuti aturan FIP, lapangan padel dapat digunakan untuk berbagai level pertandingan.

Tak hanya itu, lapangan yang sesuai standar juga bisa meningkatkan nilai fasilitas, terutama jika Anda hendak mengelolanya secara profesional.

Selain memperhatikan ukuran dan standar lapangan, Anda juga harus memastikan bahwa setiap elemen dibangun dengan material yang tepat dan teknik konstruksi yang baik. 

Material yang berkualitas akan membuat bangunan lebih stabil, minim retak, dan tidak mudah mengalami penurunan struktur.

Untuk kebutuhan struktur dan fondasi yang kuat, Anda bisa menggunakan Beton Precast dari Semen Merah Putih. Produk ini dirancang agar bangunan lebih kokoh, rapi, dan tahan lama sehingga lapangan padel Anda tetap aman dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai material yang paling sesuai untuk proyek konstruksi Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami sekarang. 

Baca juga: Beton Mutu Tinggi: Keunggulan, Pembuatan, dan Penggunaannya

Bagikan
X

Artikel Terkait