Permukaan tembok yang tidak rata dan bergelombang dapat menjadi tantangan ketika hendak mendekorasi rumah. Selain mengurangi nilai estetika, tembok yang tidak rata, terutama jika areanya luas, dapat membuat keseluruhan ruangan terlihat kurang rapi.
Lebih dari sekadar memengaruhi visual dan estetika, tembok yang tidak rata perlu segera diperbaiki untuk menjaga kekuatan strukturnya. Faktor lingkungan, seperti kelembapan dapat menjadi pemicu tembok rumah tidak rata. Namun, tidak perlu khawatir karena tembok dapat diratakan kembali dengan mudah. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Mengapa Permukaan Tembok Bisa Tidak Rata?
Terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan tembok rumah Anda tidak rata dan tampak bergelombang. Sebagian faktor tersebut sebenarnya dapat dicegah sejak awal, seperti pada tahap konstruksi awal.
Namun, ketidakrataan tembok juga dapat muncul di kemudian hari akibat faktor lingkungan. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Konstruksi
Tembok yang tidak rata kerap kali disebabkan oleh kesalahan yang terjadi pada proses konstruksi. Misalnya, akibat pemilihan material yang kurang sesuai, teknik pengerjaan yang keliru, pemasangan bata yang miring, atau proses pengeringan yang dipaksakan.
Sebagai contoh, penggunaan semen dan pasir berkualitas rendah dapat melemahkan daya rekat adukan. Kondisi ini berisiko menciptakan kantong udara di dalam tembok yang memicu timbulnya tonjolan atau rongga. Selain itu, jika susunan bata sejak awal dipasang tidak lurus, lapisan plesteran yang menimpanya akan ikut miring dan menghasilkan permukaan tembok yang bergelombang.
Oleh karena itu, penting untuk menggunakan semen berkualitas seperti Semen Merah Putih Watershield, semen multiguna dengan kualitas super premium yang membuat bangunan kokoh, tahan lama, dan minim perawatan.
Baca juga: Tips dan Inspirasi Renovasi Balkon Rumah Minimalis Modern
2. Retakan dan Kerusakan
Adanya retakan atau kerusakan fisik pada struktur tembok juga menjadi penyebab permukaan tembok tidak rata. Retak rambut yang dibiarkan dapat menyebabkan masuknya udara dan kelembapan yang berujung pada pengelupasan acian tembok. Lebih parah lagi jika retakannya lebih dalam, bidang tembok dapat bergeser.
3. Pemuaian
Paparan sinar matahari terik secara konstan dapat membuat material semen dan cat tembok memuai. Jika tembok tidak memiliki celah ekspansi yang cukup, tekanan dari proses pemuaian dapat membuat lapisan acian terangkat, menggelembung, dan tidak rata.
4. Kelembapan
Kelembapan merupakan salah satu penyebab utama berbagai masalah pada tembok. Kelembapan yang terperangkap di dalam tembok akan merusak daya rekat lapisan acian melunak, rapuh, hingga akhirnya terkelupas. Tidak hanya terkelupas, tembok juga menjadi kasar dan bopeng sehingga tembok tidak lagi halus.
Baca juga: Ruang Terbuka Hijau: Definisi, Manfaat, dan Dampaknya
Cara Menghaluskan Tembok yang Tidak Rata
Proses menghaluskan permukaan tembok yang tidak rata dan bergelombang sebenarnya cukup mudah dan dapat Anda lakukan sendiri. Kuncinya ada pada teknik dan urutan yang benar.
Untuk mengatasi ketidakrataan tembok akibat kelembapan, retak rambut, maupun masalah lainnya, berikut cara menghaluskan tembok yang tidak rata.
1. Pemeriksaan
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa kondisi tembok. Perhatikan apakah ketidakrataan disebabkan oleh cat yang menggelembung, acian yang mengelupas, pengapuran, atau retakan.
Jika tembok tidak rata akibat kelembapan atau kebocoran, pastikan untuk mengatasi sumber masalah terlebih dahulu sebelum mulai meratakan permukaannya. Pemeriksaan ini mencegah risiko kerusakan berulang di kemudian hari sehingga perbaikan lebih efektif.
2. Membersihkan Permukaan Tembok
Bersihkan permukaan tembok dari kotoran, debu, jamur, atau noda minyak yang menempel. Jika dibiarkan menempel, kotoran ini dapat memengaruhi daya rekat plamir. Gunakan lap lembap atau sikat berbulu halus untuk menggosok noda yang membandel.
Apabila terdapat cat lama yang mengelupas atau acian yang sudah terangkat, kerok terlebih dahulu bagian tersebut hingga bersih.
Jika tembok berjamur, aplikasikan lapisan antijamur terlebih dahulu agar masalah tidak menyebar. Setelah tembok bersih, pastikan Anda membiarkannya kering sempurna sebelum melanjutkan ke tahap pelapisan.
3. Melapisi dengan Plamir
Pelapisan plamir tembok merupakan elemen penting untuk memastikan permukaan tembok rata dan tidak bergelombang lagi. Pelapisan dengan plamir memiliki dua fungsi, yaitu untuk mengisi retak rambut dan lubang-lubang kecil yang ada, sekaligus meratakan permukaan tembok yang bergelombang.
Plamir dapat menutup pori-pori acian sehingga tekstur tembok lebih halus dan siap dilapisi dengan cat. Gunakan spatula untuk mengoleskan plamir secara tipis dan merata ke seluruh permukaan tembok yang tidak rata. Selanjutnya, tekan-tekan dan pastikan plamir masuk ke dalam celah tembok.
Pelapisan plamir dapat dilakukan bertahap dengan 1-2 lapisan tipis pada setiap pengaplikasiannya agar hasilnya tidak mudah retak saat mengering. Sebaiknya tidak mengaplikasikan plamir langsung terlalu tebal dalam jumlah yang banyak.
Untuk mengaplikasikan plamir agar mulus, halus, dan tidak kembali bergelombang, Anda dapat menggunakan spatula yang lebar untuk menjangkau area permukaan yang lebih luas. Anda juga dapat menyorotkan lampu dari arah samping tembok untuk mendeteksi area yang belum rata.
Baca juga: 7 Jenis Material Dinding serta Kelebihan & Kekurangannya
4. Menggunakan Lapisan Pelindung
Sebagai finishing, setelah plamir kering sempurna, haluskan permukaan tembok dengan amplas halus, kemudian aplikasikan lapisan pelindung. Lapisan ini berguna untuk mengunci plamir agar tidak mudah terkikis sekaligus melindungi tembok dari pengaruh lingkungan, seperti udara lembap, debu, dan sinar matahari.
Gunakan lapisan pelindung yang antijamur, antiair, dan mudah dibersihkan untuk hasil terbaik. Finishing ini memastikan tembok yang sudah rata tetap terjaga dan bebas dari kerusakan berulang di kemudian hari.
Demikian cara menghaluskan tembok yang tidak rata secara mandiri dengan hasil maksimal. Untuk mencegah tembok tidak rata pada proyek selanjutnya, pastikan Anda memilih pekerja yang ahli dan material terbaik berkualitas tinggi.
Pilih Semen Merah Putih Watershield, semen super premium multiguna yang memiliki teknologi water repellent. Teknologi ini mampu membuat bangunan menjadi lebih kuat, tahan lama, dan minim perawatan jangka panjang karena mampu melindungi bangunan dari 3 sumber rembesan, yaitu dari luar, dalam, dan dari dalam tanah sekaligus.
Semen Merah Putih Watershield dapat digunakan pada berbagai aplikasi, termasuk fondasi, dak beton, cor-coran, pemasangan bata, plesteran, dan acian. Kombinasi teknologi water repellent dan kualitas super premiumnya menjadikan Semen Merah Putih Watershield pilihan terbaik untuk proyek hunian Anda.
Hubungi kami untuk mendapatkan solusi konstruksi terbaik untuk berbagai proyek Anda sekarang. Kami siap mendukung Anda mencapai keberhasilan konstruksi dengan material dan layanan terbaik.
Baca juga: Apa Penyebab Lantai 2 Rumah Bergetar? Yuk, Kenali Pemicunya!



