Usaha cafe terus berkembang dan menjadi pilihan bisnis yang menjanjikan, terutama dengan konsep minimalis yang dinilai lebih fleksibel dan efisien. Anda bisa membuat cafe minimalis yang mungil untuk take away, atau versi yang lebih luas dengan area duduk nyaman untuk pelanggan yang ingin bekerja dan bersantai.
Agar memudahkan Anda untuk menentukan seperti apa desain cafe yang low budget dan tetap worth it, simak berbagai ide bangunan cafe minimalis berikut ini lengkap dengan gambaran ukuran dan estimasi biayanya.
1. Cafe Take Away Window
Cafe dengan konsep take away window cocok untuk Anda yang ingin memulai usaha dengan konsep sederhana dan cepat beroperasi. Ukuran yang digunakan umumnya sekitar 2×4 meter atau 3×4 meter. Dimensi ini sudah cukup untuk area bar, rak penyimpanan, dan ruang kerja barista.
Selain itu, Anda juga bisa menambahkan 2–3 kursi di luar sebagai area tunggu yang nyaman. Estimasi biaya pembangunan dan penataan konsep take away window berkisar Rp70 juta hingga Rp180 juta, tergantung finishing dan kualitas booth.
Jika ingin menekan biaya peralatan, Anda bisa memulai dengan manual brew seperti V60, French press, kettle listrik, grinder, timbangan kopi, serta sealer cup untuk minuman dingin. Paket alat sederhana ini biasanya dapat didapatkan mulai Rp10–25 juta sehingga total budget masih aman untuk pebisnis pemula.
2. Cafe Minimalis Kontainer 20 Feet
Konsep cafe kontainer 20 feet menjadi favorit karena tampilannya modern, unik, dan mudah menarik perhatian. Kontainer ukuran standar sekitar 6×2,4 meter dengan luas kurang lebih 14 meter2.
Ruang tersebut cukup untuk bar, area persiapan minuman, serta penyimpanan bahan. Agar nuansa minimalis tetap kuat, Anda bisa memilih warna monokrom seperti putih atau hitam dengan aksen kayu pada area depan.
Untuk membuatnya lebih nyaman, Anda bisa menambahkan dek kayu kecil, payung outdoor, atau kanopi untuk area duduk di luar kontainer. Dari sisi biaya, modifikasi kontainer, instalasi listrik, ventilasi, finishing, serta dekorasi outdoor bisa membutuhkan anggaran sekitar Rp160 juta hingga Rp290 juta.
Jika Anda menambahkan espresso machine entry level dan grinder listrik, biaya peralatan bisa berada di kisaran Rp25–70 juta, tetapi tetap bisa diatur sesuai kebutuhan menu dan target pasar.
Baca juga: 7 Dekorasi Teras Rumah ala Cafe yang Cocok buat Nyantai!
3. Bangunan Cafe Minimalis Japandi
Japandi (Japanese–Scandinavian) merupakan desain minimalis yang memiliki konsep kesederhanaan dan ketenangan. Gaya ini cocok untuk cafe yang menyasar pelanggan yang ingin nyaman dan berlama-lama, seperti pekerja remote atau mahasiswa.
Bangunan jenis ini biasanya menggunakan warna netral, pencahayaan alami, dan material kayu terang. Untuk cafe Japandi skala kecil, bangunan berukuran sekitar 4×6 meter atau 5×6 meter sudah cukup untuk bar, ruang penyimpanan, dan area kerja.
Anda dapat menambah area duduk outdoor sederhana berupa teras 3×6 meter agar tetap terasa lapang. Karena konsep Japandi membutuhkan detail interior yang rapi, biaya pembangunannya umumnya berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp295 juta tergantung kualitas finishing, lantai, dan furnitur.
Jika target Anda adalah pekerja, mahasiswa, maupun pelajar, menu yang disajikan biasanya tidak terlalu kompleks, sehingga Anda bisa menyiapkan alat yang lebih efisien seperti grinder, espresso machine kecil, chiller, serta beberapa alat manual brew.
4. Model Cafe Outdoor Garden
Jika Anda ingin cafe minimalis yang terasa natural, konsep outdoor garden bisa menjadi pilihan yang tepat. Desain seperti ini cocok untuk wilayah yang tidak terlalu bising atau lokasi yang memiliki lahan terbuka.
Untuk konsep ini, bangunan inti bisa cukup berukuran 3×5 meter sebagai area bar dan dapur, sedangkan sisanya digunakan sebagai area duduk outdoor. Jika Anda punya lahan sekitar 8×10 meter, Anda sudah bisa membuat garden cafe yang nyaman dengan jalur setapak, tanaman hijau, serta pencahayaan hangat di sore hari.
Estimasi total biaya pembangunan biasanya berada di rentang Rp150 juta hingga Rp280 juta karena ada kebutuhan tambahan seperti desain taman, kursi outdoor, lantai paving, dan lampu dekoratif. Untuk peralatan, Anda bisa menyiasati dengan setup sederhana, misalnya manual brew dan mesin espresso entry level sesuai target penjualan.
5. Konsep Ground Coffee
Ground coffee menghadirkan suasana santai dengan desain minimalis dan tidak banyak dekorasi mewah. Pelanggan datang untuk menikmati kopi dan mengobrol, bukan sekadar foto-foto. Bangunan ground coffee biasanya menampilkan bar yang jelas terlihat, bahkan sering dibuat semi terbuka agar interaksi barista dan pelanggan terasa lebih dekat.
Anda dapat membangun konsep ini dengan ukuran sekitar 4×4 meter untuk area bar dan back area, kemudian menambahkan area duduk depan sekitar 5×8 meter. Total luas efektif 35–60 meter2 sudah cukup nyaman.
Biaya pembangunan dan interior untuk konsep ini biasanya berkisar Rp160 juta hingga Rp290 juta, tergantung apakah Anda menggunakan kanopi besi, lantai semen ekspos, atau finishing keramik.
Jika ingin menonjolkan menu kopi, Anda bisa mengalokasikan alat utama seperti grinder berkualitas dan espresso machine kecil, dengan estimasi biaya peralatan sekitar Rp40–100 juta agar rasa kopi dapat konsisten.
Baca juga: 10 Desain Cafe Outdoor dengan Konsep Kekinian dan Nyaman
6. Cafe Minimalis Open Space
Cafe minimalis open space cocok untuk area tropis karena memberikan kesan yang luas dan terbuka, sehingga sirkulasi udara lebih baik. Desain ini sering menggunakan atap transparan atau kanopi agar tetap terang. Dari sisi operasional, open space juga mampu menghemat penggunaan pendingin ruangan karena tempatnya tidak sepenuhnya tertutup.
Dalam konsep ini, bangunan bar bisa dibuat sekitar 3×6 meter dan area duduk diperluas menjadi 6×10 meter. Dengan demikian, pelanggan bisa memilih area yang nyaman dan tidak terasa sempit. Estimasi biaya untuk open space cafe sekitar Rp170 juta hingga Rp295 juta, karena biaya kanopi, rangka, dan pencahayaan outdoor perlu dirancang dengan baik.
Sementara untuk menu, konsep open space lebih fleksibel. Anda bisa menjual kopi, minuman non coffee, sampai snack sederhana. Dengan menu tersebut, Anda bisa menyiapkan alat seperti blender, chiller, sealer cup, dan mesin kopi yang sesuai budget.
7. Desain Cafe Bamboo Wood
Bamboo wood cafe adalah ide yang menggabungkan minimalis dan nuansa natural. Material bambu dan kayu memberikan kesan hangat, sekaligus bisa menekan biaya. Konsep ini cocok untuk cafe yang ingin terlihat estetik, terutama bila Anda ingin mengangkat tema eco friendly.
Ukuran bangunan inti umumnya sekitar 3×5 meter untuk bar dan area dapur, lalu area duduk outdoor dapat memanfaatkan halaman 6×8 meter. Dengan layout ini, cafe tetap terasa lega walau bangunannya kecil.
Biaya pembangunan konsep bamboo wood berada di kisaran Rp120 juta hingga Rp260 juta tergantung kualitas kayu dan desain atap. Dari sisi alat, Anda bisa mengutamakan setup manual brew yang terlihat craft dan selaras dengan konsep natural, misalnya V60, aeropress, syphon, serta showcase kecil untuk pastry.
8. Konsep Carport Cafe
Carport cafe adalah strategi cerdas bagi Anda yang memiliki rumah dengan halaman atau carport cukup luas. Konsep ini sering digunakan untuk memulai usaha dengan modal lebih terjangkau karena tidak perlu membangun dari nol.
Cukup renovasi ringan, penataan booth, serta pemasangan pencahayaan yang menarik, Anda dapat mengubah area carport sekitar 3×6 meter menjadi bar dan area pelayanan, lalu menambahkan beberapa meja di bagian depan.
Untuk konsep ini, biaya renovasi dan penataan biasanya berada di kisaran Rp70 juta hingga Rp220 juta, sesuai dengan perubahan yang dilakukan. Anda juga bisa menambah kanopi, pergola, atau pagar minimalis agar terlihat seperti professional cafe.
Peralatan yang digunakan dapat menyesuaikan kapasitas. Untuk skala rumahan, peralatan Rp15 juta–Rp50 juta sudah cukup untuk memulai, terutama jika Anda fokus untuk menyajikan minuman basic dan snack ringan.
9. Cafe Industrial White & Concrete
Industrial white & concrete adalah desain yang terlihat modern, bersih, serta mudah dikombinasikan dengan elemen minimalis lainnya. Warna putih memberi kesan luas dan terang, sedangkan concrete atau semen ekspos dapat memberikan karakter khas cafe Anda. Konsep ini sangat cocok untuk cafe urban agar terlihat kekinian dan tidak ramai ornamen.
Ukuran yang ideal untuk konsep ini adalah bangunan bar sekitar 4×5 meter atau 4×6 meter, dengan area duduk outdoor 5×8 meter. Dengan luas seperti itu, Anda bisa menampung pelanggan 15–30 orang, tergantung layout kursi.
Estimasi biaya total pembangunan umumnya berada pada kisaran Rp190 juta hingga Rp299 juta karena membutuhkan finishing yang rapi agar beton ekspos tidak tampak kasar. Untuk alat cafe, industrial style biasanya cocok dengan espresso-based menu, sehingga mesin espresso entry level dan grinder elektrik menjadi investasi utama untuk cafe Anda.
10. Standing Bar Cafe
Standing bar cafe adalah pilihan yang efisien untuk lokasi sempit atau area dengan traffic tinggi. Konsepnya memberikan pengalaman cepat, yakni pelanggan membeli, menikmati minuman sambil berdiri atau duduk sebentar, lalu pergi.
Bangunan bar bisa dibuat ringkas sekitar 2×5 meter atau 3×4 meter, lalu area pelanggan memanfaatkan ruang 3×6 meter untuk beberapa standing table. Dengan konsep ini, biaya pembangunan bisa berada di kisaran Rp80 juta hingga Rp230 juta tergantung finishing booth dan branding.
Standing bar juga cocok menggunakan menu simple dan cepat, seperti ice coffee, latte, dan minuman segar. Untuk alat, Anda bisa memulai dari manual brew dan sealer cup, atau menambahkan espresso machine kecil jika target pasar Anda membutuhkan menu berbasis espresso.
Membangun cafe minimalis memang seru karena Anda bisa bermain di banyak konsep desain, mulai dari yang sederhana sampai yang terlihat premium. Namun, Anda juga perlu berpikir lebih strategis bahwa desain yang menarik tidak akan bertahan lama jika material bangunannya tidak dipersiapkan dengan baik.
Untuk itu, selain memilih konsep bangunan, Anda juga perlu memastikan kualitas material konstruksi, salah satunya pemilihan semen. Dalam hal ini, Anda bisa memilih Semen Merah Putih Watershield sebagai solusi.
Semen Merah Putih Watershield dilengkapi teknologi water repellent yang membuatnya mampu memberikan perlindungan ganda terhadap rembesan air dari luar, dari dalam, hingga dari tanah (air kapiler), sekaligus membantu melindungi bangunan dari kelembapan air.
Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lengkap atau ingin konsultasi tentang kebutuhan material untuk bangunan cafe Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami. Semen Merah Putih siap membantu Anda menentukan solusi untuk membuat bangunan yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga tahan lama.
Baca juga: 7 Dekorasi Teras Rumah ala Cafe yang Cocok buat Nyantai!



